Dalam sambutannya, Emil Dardak menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia aparatur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “ASN harus profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika zaman. Pelatihan bukan sekadar formalitas, tetapi investasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya. Ia juga menyoroti konsep ASN adaptif, yakni aparatur yang mampu menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang kinerja. Menurut Emil, adaptasi ini akan memperkuat program pemerintah dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pembangunan.
Kepala BKPSDM Tuban, Fien Roekmini Koesnawangsih, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran BKPSDM dengan dukungan penuh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, serta seluruh OPD di Kabupaten Tuban. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sistem pengembangan kompetensi ASN. Kami ingin memastikan aparatur di Tuban semakin profesional, inovatif, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.








