Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Moh. Cholim menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tani bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata pendampingan.
“Kami hadir untuk memastikan aspirasi petani tersampaikan dengan baik kepada dinas terkait. Selain itu, kami juga memantau keamanan alat mesin pertanian dan distribusi pupuk subsidi agar berjalan lancar,” ujarnya.
Perwakilan Dinas Pertanian Kecamatan Tulangan turut memberikan pemaparan mengenai strategi pola tanam adaptif menghadapi cuaca ekstrem. Sementara para anggota Gapoktan menyampaikan sejumlah aspirasi terkait sarana produksi dan sistem irigasi yang lebih efisien.








