Beberapa hal yang disampaikan meliputi pemilihan bibit jagung yang berkualitas, teknik penanaman, pengaturan pengairan, pemupukan sesuai kebutuhan tanaman, hingga pemberian obat untuk mengantisipasi serangan hama dan penyakit tanaman.
Aiptu Beni juga mengajak petani untuk memperhatikan kondisi tanaman secara berkala dan tidak ragu berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menemukan kendala dalam proses budidaya.
“Kami terus mendorong para petani agar menerapkan cara bercocok tanam yang baik, mulai dari pemilihan bibit hingga perawatan tanaman. Harapannya, produktivitas pertanian meningkat dan hasil panen dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani,” ujar Aiptu Beni.








