“Hal tersebut bisa dilihat dari adanya kriminalisasi terhadap orang-orang yang kritis terhadap pemerintah hingga munculnya politik dinasti. Namun demikian, lilin juga dapat dimaknai sebagai cahaya harapan dalam hal ini adalah para pemuda,” tegas Bowo.
“Harapannya, para pemuda dapat menjadi tokoh penggerak untuk memulihkan kondisi demokrasi di Indonesia,” tutupnya. [Rast]







