Sebagai langkah antisipasi, Subandi telah menginstruksikan sekolah-sekolah, khususnya tingkat SD dan SMP, untuk tidak mengadakan kegiatan outing class. “Keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pendidikan,” tegasnya. “Kalau untuk SMA, itu merupakan wewenang provinsi.”
Subandi menyarankan agar kegiatan di luar kelas, jika harus tetap dilakukan, dilaksanakan di wilayah sendiri untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama perjalanan. “Kami berencana menerbitkan surat edaran terkait larangan outing class bagi sekolah-sekolah. Surat edaran tersebut akan segera ditindaklanjuti,” katanya.








