Ia menjelaskan, Bank Sampah Tulip merupakan bank sampah binaan TP PKK Kabupaten Tuban yang tumbuh berkat kesadaran dan komitmen warga dalam mengelola sampah rumah tangga. Melalui sistem pemilahan dan pengelolaan yang tertata, bank sampah ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait. Inilah bentuk pemberdayaan yang berangkat dari kebutuhan warga,” ujarnya.
Ayuk Krisnawati juga mengapresiasi kepercayaan TP PKK Kabupaten Sukamara yang menjadikan Kabupaten Tuban sebagai lokasi kaji tiru. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi referensi positif dan mendorong pengembangan program serupa di daerah lain.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sukamara, Hj. Riviana Wahyuningrum, mengungkapkan bahwa pengelolaan Bank Sampah Tulip memberikan gambaran nyata bahwa sampah dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat. Konsep tersebut dinilai relevan untuk diterapkan di Kabupaten Sukamara.








