Banjir dan Longsor di Sumbar, Sedikitnya 28 Orang Meninggal, 4 Hilang

  • Whatsapp
Sedikitnya 28 orang meninggal dalam bencana banjir dan tanah longsor di Pesisir Selatan, Sumatra Barat.Operasi pencarian dan penyelamatan dihentikan pada Minggu (17/3). (Foto: Courtesy BPBD Sumatra Barat)

Selain menelan korban jiwa, banjir dan tanah longsor di Pesisir Selatan itu juga menimbulkan kerusakan rumah dan fasilitas publik lainnya. Hasil kaji cepat BPBD Sumatra Barat menunjukkan lebih dari 3.500 rumah rusak, termasuk 1.051 rumah yang sudah tidak dapat ditempati lagi karena rusak berat. Sekitar 54 rumah ibadah, 41 jembatan, 13 saluran irigasi, dan 29 fasilitas pendidikan rusak. Sedikitnya 64 ruas jalan, 81 fasilitas umum dan kantor, empat unit sarana kesehatan dan lebih dari satu juta hektare lahan terdampak.

Sementara itu, proses penanganan dampak bencana sejak ditetapkannya masa tanggap darurat selama 14 hari, mulai 8 Maret, terus berjalan sesuai rencana. Sebagian ruas jalan yang sebelumnya tidak dapat dilewati, kini mulai normal; sementara sedimen lumpur akibat banjir yang menutupi badan jalan masih terus dibersihkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Pemerintah kabupaten bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Langkisau juga berupaya keras memenuhi kebutuhan air bersih dengan mengoperasikan mobil-mobil tangki ke seluruh pemukiman warga yang terdampak. Dua puluh lima dapur umum juga diaktifkan di 13 kecamatan Pesisir Selatan. [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *