Selain menelan korban jiwa, banjir dan tanah longsor di Pesisir Selatan itu juga menimbulkan kerusakan rumah dan fasilitas publik lainnya. Hasil kaji cepat BPBD Sumatra Barat menunjukkan lebih dari 3.500 rumah rusak, termasuk 1.051 rumah yang sudah tidak dapat ditempati lagi karena rusak berat. Sekitar 54 rumah ibadah, 41 jembatan, 13 saluran irigasi, dan 29 fasilitas pendidikan rusak. Sedikitnya 64 ruas jalan, 81 fasilitas umum dan kantor, empat unit sarana kesehatan dan lebih dari satu juta hektare lahan terdampak.
Pemerintah kabupaten bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Langkisau juga berupaya keras memenuhi kebutuhan air bersih dengan mengoperasikan mobil-mobil tangki ke seluruh pemukiman warga yang terdampak. Dua puluh lima dapur umum juga diaktifkan di 13 kecamatan Pesisir Selatan. [Red]#VOA








