Kepala Desa Jelakcatur, Anam Qosiem, menyampaikan bahwa warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan akibat banjir yang berkepanjangan. “Kaki warga tidak bisa kering, sebentar kering lalu basah lagi. Banyak yang kena kutu air,” ujarnya, Senin (29/12/2025). Ia berharap ada bantuan pengobatan gratis untuk mengatasi keluhan tersebut.
Sementara itu, Camat Deket, Suwanto Sastrodiharjo, menyebutkan bahwa banjir juga melanda sejumlah desa di wilayahnya, seperti Sidomulyo, Laladan, Weduni, dan Tukkerto. “Yang perlu kita antisipasi adalah penyakit, biasanya diare dan lainnya. Mudah-mudahan banjir segera surut,” katanya.








