Untuk sementara ini ia merintahkan pemasangan rambu-rambu pembatasan tonase kendaraan. Dalam dua hari ini ia minta itu dikerjakan. Ia juga meminta Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo untuk meninjau kelas jembatan tersebut. Berapa tonase kendaraan yang dapat melewatinya. Itu penting agar kerusakan jembatan Desa Bluru Kidul tidak terus terulang.
“Langkah awal satu dua hari ini pemasangan rambu-rambu tonase truk yang boleh lewat, nanti sama pak Kadis di assessment jembatan ini kekuatannya berapa, nanti juga ada tulisan jembatan dalam perbaikan, maksimal (yang dapat melewati) sekian ton,”ucapnya.
Muhammad Isa Anshori berharap tahun depan perbaikan jembatan Desa Bluru Kidul dapat dilakukan. Tahun 2025 anggarannya dapat disiapkan. Nantinya ia minta kontruksi jembatan diperkuat. Pengerjaannya juga dimintanya percepat agar tidak mengganggu aktivitas warga.
“Nanti abutment kita perbaiki, kontruksinya kita perkuat agar tidak turun (abutment jembatan),”ujarnya.








