NGAWI | DN – Jajaran Kepolisian Sektor Geneng memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna mengantisipasi potensi kelangkaan serta praktik kecurangan. Langkah antisipatif ini diwujudkan lewat pengecekan langsung ke SPBU Pertamina 5463202 Tambakromo, Jalan Raya Ngawi–Maospati, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.
Inspeksi yang digelar pada Rabu (9/9/2026) sore tersebut memastikan bahwa pasokan energi bagi masyarakat di wilayah setempat berada dalam kondisi aman dan terkendali. Dari hasil peninjauan fisik di lapangan, rincian ketersediaan produk tercatat sebanyak 2.284 liter Pertalite, 1.564 liter Solar, 1.240 liter Dex, serta 2.016 liter Pertamax. Sementara itu, stok Pertamax Turbo dilaporkan sedang kosong.
Guna menjamin kontinuitas pasokan, pihak pengelola SPBU mendapatkan suplai berkala langsung dari Depo Boyolali. Pengiriman Pertalite dijadwalkan rutin setiap hari, Solar sebanyak lima kali dalam sebulan, Pertamax dua kali sebulan, dan Dex satu kali sebulan.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Geneng IPTU Harli Prabowo, S.H., menegaskan bahwa pengawasan intensif ini merupakan komitmen kepolisian dalam mengawal pendistribusian BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan stok BBM aman dan penyalurannya berjalan sesuai ketentuan. Jangan sampai ada kecurangan yang merugikan masyarakat, khususnya masyarakat kecil yang sangat membutuhkan BBM subsidi,” ujar IPTU Harli di lokasi.
Selain memantau ketersediaan, kepolisian juga mengimbau warga agar tidak terpancing aksi panik membeli (panic buying) atau menimbun bahan bakar. Masyarakat didorong untuk proaktif melaporkan kepada aparat berwajib jika menemukan indikasi penyimpangan distribusi di lapangan.
Hingga berakhirnya kegiatan pemantauan tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar area SPBU Tambakromo terpantau aman, tertib, serta kondusif tanpa kendala berarti. [Don]








