Dalam skala nasional, SSGI 2024 mencatat penurunan prevalensi stunting dari 21,5 persen pada 2023 menjadi 19,8 persen pada 2024. Di Jawa Timur sendiri, angka stunting berhasil ditekan dari 19,2 persen menjadi 14,7 persen. Kabupaten Tuban menjadi salah satu daerah dengan penurunan signifikan, dari 25,1 persen pada 2021 hingga 11,3 persen tahun ini, menunjukkan tren positif dalam penguatan layanan kesehatan masyarakat.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Tuban yang tak hanya fokus pada intervensi gizi, tetapi juga mendukung edukasi, sanitasi, dan pola asuh sehat bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban, Dra. Esti Surahmi, Apt., menegaskan bahwa penurunan 6,5 persen dibanding tahun sebelumnya merupakan pencapaian luar biasa, jauh di bawah target nasional sebesar 14 persen. Ia menekankan bahwa upaya ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi akan terus dilanjutkan melalui berbagai program berkelanjutan.








