Hal itu sebagai bentuk pelayanan prioritas Perumda Tirta Mulia Pemalang kepada masyarakat, agar dapat menikmati air bersih untuk kebutuhannya.
Galih Baskoro, Humas Perumda Tirta Mulia membenarkan adanya gangguan pada pipa aliran air bersih yang mengalami pecah, akibat beban tonase kendaraan yang melintas.
” Jadi tekstur tanah yang labil mengakibatkan himpitan tanah ke pipa, akhirnya jadi pecah terkena tekanan” ungkap Galih saat dihubungi awak media Kamis (28/12/2023) malam.
Galih juga menyampaikan ” Selama proses perbaikan ada dampak di beberapa wilayah yang tergantung untuk sementara waktu, seperti wilayah kota Pemalang (Sirandu Ke Utara).”








