SIDOARJO | DN – Wujud kepedulian terhadap keluarga pejuang terus dirawat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Sebanyak 300 paket bantuan sembako disalurkan kepada janda perintis kemerdekaan RI serta para Warakawuri dalam momen peringatan HUT ke-66 Badan Pembudayaan Kejuangan 45.
Penyerahan bantuan sosial tersebut berlangsung khidmat di Gedung Juang 45, Jalan A. Yani, Sidoarjo, Selasa (8/9). Bantuan diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana.
Dalam arahannya, Wabup Mimik menekankan bahwa bantuan sembako tersebut hendaknya tidak diukur dari sekadar nilai nominalnya. Bagi pemkab, penyaluran ini merupakan simbol ketulusan, penghormatan, serta apresiasi tinggi atas seluruh pengorbanan para pahlawan yang dampaknya dirasakan hingga saat ini.
“Jangan dilihat hanya dari nilai bantuannya, tapi ini adalah wujud perhatian dan penghormatan kami kepada para pejuang dan keluarganya yang sudah memberikan jasa untuk bangsa dan negara, terutama untuk Kabupaten Sidoarjo,” ungkap Mimik di hadapan para penerima manfaat.
Lebih lanjut, Mimik memberi penekanan khusus pada peran vital para istri pejuang. Menurutnya, sejarah perjuangan bangsa kerap berfokus pada sosok pahlawan di garis depan, hingga melupakan figur ibu yang setia menguatkan dari belakang.
“Kadang kita memang sering bicara tentang perjuangan para pahlawan, tapi kita lupa di balik perjuangan itu ada emak-emak setia yang selalu mendoakan, mendampingi, dan menguatkan suami mereka untuk terus berjuang demi kemerdekaan RI,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi atas konsistensi Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Kabupaten Sidoarjo yang telah menginjak usia 66 tahun. Ia berharap kolaborasi antara DHC 45 dan Pemkab Sidoarjo terus terjalin erat, khususnya dalam mengedukasi serta mewariskan nilai-nilai nasionalisme, gotong royong, dan jiwa patriotisme kepada generasi muda di Sidoarjo. [SWD]








