LAMONGAN | DN – Jajaran Polres Lamongan bergerak cepat memperketat skema pengamanan jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 PSSI musim 2026/2027. Langkah preventif ini ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh jajaran manajemen, panitia pelaksana, hingga koordinator lapangan suporter Persela Lamongan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengamanan di Mapolres Lamongan, Selasa (3/9/2026).
Rakor yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Lamongan, Kompol Budi Santoso, S.H., M.H., tersebut melibatkan jajaran Manajemen Persela, Security Officer (SSO), Panitia Pelaksana (Panpel), serta perwakilan kelompok suporter LA Mania dan Curva Boys.
Langkah tegas ini diambil berdasarkan hasil evaluasi kepolisian terhadap sejumlah laga uji coba Persela di Stadion Surajaya sebelumnya. Petugas masih menemukan aksi nekat oknum penonton yang menyalakan flare, petasan, dan bom asap (smoke bomb). Selain memicu kepanikan dan mengganggu arus kepulangan penonton, tindakan tersebut dinilai berpotensi memicu gesekan antar-kelompok serta menjatuhkan sanksi disiplin bagi klub sesuai Pasal 70 Kode Disiplin PSSI.
Menanggapi potensi bahaya tersebut, Polres Lamongan resmi menerbitkan Surat Larangan penggunaan seluruh jenis bahan peledak maupun suar yang mengandung api di dalam dan sekitar area stadion.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menyampaikan bahwa Pakta Integritas yang disepakati memuat poin-poin krusial penentu kelancaran laga kandang Laskar Joko Tingkir.
“Melalui pakta integritas ini, para suporter menyatakan kesanggupan untuk memberikan dukungan secara profesional dan positif. Mereka berkomitmen mematuhi arahan petugas keamanan, tidak melakukan tindakan anarkis, serta bersih dari flare, petasan, maupun bom asap,” ujar IPDA M. Hamzaid saat memberikan keterangan.
Dalam deklarasi bersama tersebut, kelompok suporter juga menegaskan kesiapan mereka untuk bersikap dewasa dengan menerima apa pun hasil akhir pertandingan—baik menang maupun kalah—serta aktif menjaga situasi kondusif sebelum, selama, hingga sesudah laga usai.
“Polres Lamongan mengimbau seluruh elemen, mulai dari manajemen Persela, panitia pelaksana, personel keamanan, hingga seluruh pendukung setia Persela untuk bersinergi menciptakan atmosfer pertandingan yang aman, nyaman, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas,” pungkasnya.
Melalui komitmen kolektif ini, seluruh laga kandang Persela Lamongan di Stadion Surajaya diharapkan dapat menjadi sarana hiburan olahraga yang aman dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. [NH]







