LAMONGAN | DN – Polres Lamongan mendatangkan jajaran personel dari Polsek Babat untuk memimpin pengawalan dan pengamanan prosesi pemakaman MF (51), pendaki wanita yang menjadi korban musibah di Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, pada Kamis (6/8).
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian penghormatan terakhir—sejak kedatangan jenazah di rumah duka hingga prosesi pemakaman—berjalan aman, tertib, dan lancar.
Korban, yang merupakan warga Jalan Jombang, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, sempat dilaporkan hilang saat melintasi jalur pendakian Gunung Piramid. Setelah pencarian intensif, tim SAR gabungan menemukan jenazah MF di dasar jurang kawasan ekstrem Punggung Naga pada kedalaman sekitar 60 hingga 70 meter. Operasi evakuasi berlangsung dramatis selama 13 jam dengan melibatkan lebih dari 100 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan relawan yang menandu jenazah secara estafet menembus medan terjal.
Jenazah almarhumah Tiba di rumah duka pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., bersama jajaran personel hadir langsung mendampingi keluarga, membaur bersama masyarakat dalam prosesi salat jenazah dan doa bersama. Jenazah kemudian diantarkan menuju perhentian terakhir di pemakaman keluarga Desa Karangkembang, Kecamatan Babat.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan wujud pelayanan dan kepedulian institusi Polri terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah.
“Personel Polsek Babat disiagakan untuk mengatur kelancaran arus di sekitar lokasi duka dan memastikan seluruh prosesi pemakaman almarhumah MF berlangsung khidmat serta kondusif,” terang IPDA M. Hamzaid.
Ia juga menyampaikan ucapan belasungkawa mendalam atas tragedi yang menimpa almarhumah. “Keluarga besar Polres Lamongan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” pungkasnya. [Bed]








