NGAWI | DN – Menurunnya debit sumber air di Dusun Sumberan, Desa Kiyonten, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, memicu respons cepat dari kepolisian setempat. Merespons kesulitan warga dalam mendapatkan pasokan air bersih akibat kemarau, Polres Ngawi menerjunkan bantuan logistik ke lokasi terdampak, Rabu (5/8/2026).
Satu unit truk tangki berkapasitas 5.500 liter air bersih disalurkan melalui kolaborasi antara Polsubsektor Kasreman dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi. Langkah intervensi ini dilakukan segera setelah pemantauan lapangan mengonfirmasi terjadinya penipisan cadangan air warga.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsubsektor Kasreman Iptu Taufik Kasana, S.H., menyampaikan bahwa penanganan dampak kemarau menjadi salah satu fokus perhatian Polri saat ini.
“Begitu menerima informasi penurunan debit air, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD agar kebutuhan mendasar masyarakat segera teratasi. Kehadiran Polri di lapangan tidak hanya menjaga kondusivitas keamanan, tetapi juga memberikan solusi konkrit bagi warga yang menghadapi kondisi darurat,” tegas Iptu Taufik Kasana.
Pihaknya menambahkan, Polres Ngawi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait akan terus memetakan wilayah rawan krisis air di Kecamatan Kasreman. Sinergi lintas instansi dipastikan tetap berjalan intensif guna menjamin bantuan air bersih tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan selama musim kemarau. [Don]








