NGAWI | DN – Kesiapsiagaan masyarakat dalam memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 kembali membuahkan hasil positif. Kebakaran lahan yang sempat melalap kawasan Bukit Gogor, Dusun Plosokerep, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas, Sabtu (25/7/2026) siang.
Kobaran api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 10.40 WIB. Kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau serta tiupan angin kencang membuat api cepat membesar di area lahan rakyat seluas total 78 hektare tersebut.
Mendapat aduan cepat dari warga via Call Center 110, personel Polsek Sine Polres Ngawi langsung meluncur ke lokasi kejadian. Petugas kepolisian bergerak cepat menggalang sinergi bersama anggota TNI dan warga setempat untuk memadamkan titik api dengan peralatan yang ada.
Kapolsek Sine AKP Heri Riyanto, S.H., mewakili Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., membenarkan penanganan cepat insiden kebakaran tersebut.
“Mendapat laporan dari masyarakat melalui Call Center 110, personel Polsek Sine langsung menuju lokasi bersama warga untuk melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia hingga api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman,” ujar AKP Heri Riyanto, saat dikonfirmasi media, Minggu (26/7/2026).
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 5 hektare. Lahan tersebut diketahui milik beberapa warga Dusun Plosokerep, yakni Supriyanto, Suwandi, Ngadinem, Citro Senen, dan Sadi. Area yang terbakar didominasi tanaman rumput liar, sementara pepohonan produksi seperti jati dan mahoni di lokasi dilaporkan tetap aman dan tidak mati.
Aparat kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Adapun penyebab pasti munculnya titik api serta total nilai kerugian materiil hingga kini masih dalam proses penyelidikan dan pendataan petugas.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di area lahan kering atau hutan, terutama sepanjang musim kemarau.
“Alhamdulillah, berkat kepedulian warga yang cepat melapor ke 110, kebakaran dapat dipadamkan dan tidak sampai meluas. Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat,” pungkas AKP Heri. [Don]








