BOJONEGORO | DN – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam menjamin hak pendidikan dasar bagi seluruh warganya terus dipacu. Melalui Dinas Pendidikan, Pemkab Bojonegoro menggemakan kembali “Gerakan Ayo Sekolah” guna mengembalikan anak tidak sekolah (ATS) ke ruang kelas, Jumat (24/7).
Giat intervensi pendidikan tersebut dipusatkan di SDN 1 Pragelan, Kecamatan Gondang. Menariknya, kegiatan ini dikemas secara inklusif dan humanis melalui ajang Turnamen Bola Voli SD “Prasasti Cup Pragelan”, yang dirangkai dengan penyerahan langsung bantuan paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak penerima program.
Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan ekonomi dan keterbatasan akses geografis yang selama ini menjadi faktor dominan anak-anak usia sekolah terpaksa meninggalkan pendidikan formal. Lewat Gerakan “Ayo Sekolah”, fokus utama diarahkan pada penjangkauan langsung pendataan ATS, penyaluran beasiswa, penyediaan sarana belajar, hingga pendampingan persuasif bagi anak dan orang tua.
Hadir langsung di lokasi, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah bersama jajaran Kepala Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Camat Gondang turun menyapa anak-anak sekolah dasar.
Dalam arahannya, Wabup Nurul Azizah menegaskan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam menuntaskan persoalan anak putus sekolah hingga ke tingkat desa terluar.








