PEMALANG | DN – Camat Bodeh, Harinto, memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Panitia dan Tim Pengawas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kebandaran agar menjaga netralitas penuh. Ia menegaskan bahwa tugas utama mereka adalah mengawal kesuksesan pesta demokrasi, bukan menjadi tim sukses salah satu calon.
Pesan menohok tersebut disampaikan Harinto dalam acara sosialisasi pembentukan sekaligus pengambilan sumpah janji Panitia dan Tim Pengawas Pilkades Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, pada Selasa malam (14/07/2026). Langkah ini menjadi bagian dari persiapan matang menuju Pilkades Serentak Kabupaten Pemalang yang akan digelar pada Minggu Wage, 8 November 2026 mendatang.
Bacaan Lainnya
- Fasilitas Umum Diabaikan: Parkir Liar SPPG Pemalang Paksa Pejalan Kaki Bertaruh Nyawa di Aspal
- Percakapan dengan Gemini Tolong buatkan berita yang baik dan tersusun dengan benar, lengkap dengan 4 judul beritanya yang menarik serta buatkan 5 Tag yang kuat saja agar dapat ter Indek di Google News, mendatar dipisahkan koma, untuk media online MDN, Versi beda dengan yang sudah ada, dengan penulisan yang benar sesuai kaidah Jurnalistik: Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Polwan Ngawi Edukasi Pelajar tentang Narkoba dan Keselamatan Berkendara NGAWI | MDN – Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Polwan Polres Ngawi memberikan pembekalan kepada para siswi SMK Terpadu Jannatul Firdaus, Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang dipimpin Senior Polwan Polres Ngawi AKP Edhi Setyaningsih ini diikuti sekitar 100 siswi/santriwati. Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok K.H. Suroto, S.Ag., Kapolsek Kedunggalar AKP Karno, serta jajaran Polwan Polres Ngawi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan MPLS, dilanjutkan sambutan dari pihak pondok, Kapolsek Kedunggalar, dan Senior Polwan Polres Ngawi. Selanjutnya para peserta mendapatkan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, tertib berlalu lintas, pencegahan kenakalan remaja, sesi tanya jawab, hingga latihan baris-berbaris (LBB) untuk menanamkan disiplin dan jiwa kebersamaan. Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. melalui Senior Polwan Polres Ngawi AKP Edhi Setyaningsih menyampaikan bahwa kehadiran Polwan dalam kegiatan MPLS merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pembinaan generasi muda agar memiliki karakter yang disiplin, berintegritas, dan taat hukum. “Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin membekali para pelajar dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba, pentingnya tertib berlalu lintas, serta cara menghindari kenakalan remaja. Harapannya, para siswa mampu menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak baik, dan menjadi pelopor keselamatan maupun ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar AKP Edhi Setyaningsih. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran para pelajar untuk menjauhi perilaku negatif serta menjadi generasi muda yang cerdas, disiplin, dan bertanggung jawab. [Don] Berikut adalah penulisan ulang berita yang tersusun dengan benar, menggunakan sudut pandang (angle) yang berbeda, serta memenuhi kaidah jurnalistik (5W+1H) untuk media online MDN. Pilihan Judul yang Menarik (Pilih Salah Satu) MPLS SMK Terpadu Jannatul Firdaus, Polwan Ngawi Tanamkan Disiplin dan Antinarkoba Sejak Dini Sentuhan Humanis Polwan Polres Ngawi: Bentengi Santriwati dari Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja Pimpin MPLS di Kedunggalar, Polwan Ngawi Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Yang tadi sudah disumpah, tugasnya adalah menyukseskan Pilkades, bukan menyukseskan salah satu calon kepala desa,” ujar Harinto dengan nada tegas di hadapan para peserta.
Menurut Harinto, sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar seremonial. Hal tersebut merupakan komitmen moral untuk mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran demi melahirkan pemimpin desa yang amanah secara profesional dan berintegritas.
Mengingat masa kerja yang relatif singkat, yakni sekitar empat bulan, Harinto meminta seluruh personel yang terlibat untuk bergerak cepat memahami regulasi. “Dalam jangka waktu tersebut, kami minta panitia dan pengawas betul-betul memahami timeline atau jadwal tahapan Pilkades,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kasi Tata Pemerintahan (Tapem) Kecamatan Bodeh, Hasan Basri, memaparkan teknis dan regulasi Pilkades Serentak 2026. Berbeda dengan sistem lawas yang menggunakan simbol palawija, pemungutan suara tahun ini dipastikan memakai tanda gambar resmi dari masing-masing calon kepala desa.
Hasan juga merinci jadwal krusial pendaftaran bakal calon kepala desa yang dibagi dalam tiga gelombang guna mengantisipasi kekosongan kandidat:
Post Views: 43,151