PEMALANG | MDN – Fasilitas umum bagi pejalan kaki di Jalan Jenderal Sudirman Timur, tepatnya di area Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wanarejan Utara, Kabupaten Pemalang, kini beralih fungsi. Trotoar di kawasan tersebut disinyalir telah berubah menjadi lahan parkir kendaraan roda dua dan roda empat milik karyawan instansi tersebut. Keresahan pun mulai mencuat dari warga dan pengguna jalan yang melintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan sepeda motor serta mobil operasional terparkir rapi di atas trotoar sepanjang kurang lebih 10 meter. Akibatnya, akses yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki sama sekali tidak dapat digunakan.
Bacaan Lainnya
- Pilkades Serentak Pemalang 2026: Panitia Kebandaran Resmi Dilantik, Camat Tekankan Integritas
- Percakapan dengan Gemini Tolong buatkan berita yang baik dan tersusun dengan benar, lengkap dengan 4 judul beritanya yang menarik serta buatkan 5 Tag yang kuat saja agar dapat ter Indek di Google News, mendatar dipisahkan koma, untuk media online MDN, Versi beda dengan yang sudah ada, dengan penulisan yang benar sesuai kaidah Jurnalistik: Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Polwan Ngawi Edukasi Pelajar tentang Narkoba dan Keselamatan Berkendara NGAWI | MDN – Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Polwan Polres Ngawi memberikan pembekalan kepada para siswi SMK Terpadu Jannatul Firdaus, Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang dipimpin Senior Polwan Polres Ngawi AKP Edhi Setyaningsih ini diikuti sekitar 100 siswi/santriwati. Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok K.H. Suroto, S.Ag., Kapolsek Kedunggalar AKP Karno, serta jajaran Polwan Polres Ngawi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan MPLS, dilanjutkan sambutan dari pihak pondok, Kapolsek Kedunggalar, dan Senior Polwan Polres Ngawi. Selanjutnya para peserta mendapatkan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, tertib berlalu lintas, pencegahan kenakalan remaja, sesi tanya jawab, hingga latihan baris-berbaris (LBB) untuk menanamkan disiplin dan jiwa kebersamaan. Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. melalui Senior Polwan Polres Ngawi AKP Edhi Setyaningsih menyampaikan bahwa kehadiran Polwan dalam kegiatan MPLS merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pembinaan generasi muda agar memiliki karakter yang disiplin, berintegritas, dan taat hukum. “Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin membekali para pelajar dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba, pentingnya tertib berlalu lintas, serta cara menghindari kenakalan remaja. Harapannya, para siswa mampu menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak baik, dan menjadi pelopor keselamatan maupun ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar AKP Edhi Setyaningsih. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Edukasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran para pelajar untuk menjauhi perilaku negatif serta menjadi generasi muda yang cerdas, disiplin, dan bertanggung jawab. [Don] Berikut adalah penulisan ulang berita yang tersusun dengan benar, menggunakan sudut pandang (angle) yang berbeda, serta memenuhi kaidah jurnalistik (5W+1H) untuk media online MDN. Pilihan Judul yang Menarik (Pilih Salah Satu) MPLS SMK Terpadu Jannatul Firdaus, Polwan Ngawi Tanamkan Disiplin dan Antinarkoba Sejak Dini Sentuhan Humanis Polwan Polres Ngawi: Bentengi Santriwati dari Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja Pimpin MPLS di Kedunggalar, Polwan Ngawi Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Warga setempat mengungkapkan bahwa pemandangan tersebut mulai terjadi semenjak dioperasikannya SPPG Wanarejan Utara. Kondisi ini memaksa para pejalan kaki untuk turun dan berjalan di bahu jalan aspal, yang tentunya sangat membahayakan keselamatan mereka dari arus lalu lintas yang kencang.
“SPPG itu sebenarnya program yang sangat bagus untuk pemenuhan gizi anak sekolah. Namun, jangan sampai fasilitas umum dikorbankan. Seharusnya pihak pengelola sebelum mengoperasikan gedung memikirkan terlebih dahulu ketersediaan lahan parkir yang layak,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Kamis (16/7/2026).
Merespons keluhan warga tersebut, tim media mencoba mendatangi kantor SPPG Wanarejan Utara guna melakukan konfirmasi. Kendati demikian, Kepala SPPG belum dapat ditemui.
“Kepala SPPG sedang keluar kantor,” ucap salah seorang petugas yang berjaga di lokasi.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pemalang saat dimintai penjelasan terkait persoalan ini memberikan tanggapan singkat. Pihaknya mengaku belum mengetahui regulasi parkir di titik tersebut dan menyebut bahwa pengelolaan trotoar berada di bawah kewenangan dinas lain.
“Kami tidak tahu mengenai hal tersebut. Karena terkait (infrastruktur) trotoar itu bukan kewenangan Dishub, melainkan kewenangan Dinas PU,” jelas Kepala Dishub Pemalang.
Merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), regulasi secara tegas menyatakan bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lainnya. Pada prinsipnya, trotoar dilarang keras digunakan untuk lahan parkir atau aktivitas lain yang dapat mengganggu fungsinya.
Masyarakat berharap dinas terkait bersama pihak SPPG segera bersinergi mencari solusi konkret, salah satunya dengan menyediakan kantong parkir khusus. Langkah ini dinilai penting agar program pemenuhan gizi dapat berjalan sukses tanpa harus merampas hak kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak SPPG Wanarejan Utara belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait pemanfaatan fasilitas trotoar yang dijadikan lahan parkir operasional mereka. [SIS]
Post Views: 43,125