JOMBANG | DN – Nasib nahas menimpa Irmansyah (34), warga Dusun Ingas Pendowo, Desa Sumobito, Kabupaten Jombang. Ia meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di simpang empat Jalan Raya Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito, Kamis (9/7/2026) sore.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario bernopol S-5464-OCV yang dikendarai korban dengan truk Mitsubishi bernopol S-9116-UZ yang dikemudikan Tudiono (57).
Kapolsek Sumobito, AKP Trisulo Hadi Warjianto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban melaju dari arah timur ke barat. Saat hendak mendahului truk di depannya, tiba-tiba muncul pengendara lain yang memotong jalur di persimpangan.
“Korban terpaksa melakukan pengereman mendadak. Karena jarak yang sudah sangat dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang motor korban,” ujar AKP Trisulo kepada awak media, Kamis (9/7/2026).
Akibat benturan keras tersebut, korban bersama pemboncengnya, Nenik Yuningsih (36), terhempas ke badan jalan. Irmansyah sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Jombang untuk mendapatkan perawatan intensif, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka berat yang diderita. Sementara itu, Nenik Yuningsih dinyatakan hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Petugas dari Polsek Sumobito dan Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat melintas di jalur persimpangan. AKP Trisulo menegaskan pentingnya menjaga jarak aman antar-kendaraan dan memastikan kondisi arus lalu lintas benar-benar senggang sebelum melakukan manuver menyalip.
“Kami minta pengendara lebih sabar dan berhati-hati. Jangan memaksakan diri mendahului jika tidak ada ruang yang cukup, demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,” pungkasnya. [STS]








