TAKALAR | DN — Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkuat komunikasi publik dengan meluncurkan program siaran radio bertajuk “Takalar Cepat Menyapa”. Program ini digagas melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai upaya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus mempercepat penyebaran informasi pembangunan.
Program tersebut disiarkan secara rutin melalui Radio Lipang Bajeng. Pelaksanaannya mengacu pada surat edaran resmi Bupati Takalar bernomor 600/2834/SETDA yang menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga kepala desa untuk terlibat aktif sebagai narasumber.
Dalam edaran itu, Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa program ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan layanan komunikasi publik yang terbuka dan informatif.
“Setiap OPD wajib hadir sesuai jadwal. Narasumber yang ditugaskan harus benar-benar memahami materi agar informasi yang disampaikan akurat dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui siaran tersebut, setiap instansi diberikan ruang untuk memaparkan program kerja, capaian pembangunan, hingga memberikan klarifikasi atas isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat. Pemerintah berharap, pola komunikasi ini dapat meningkatkan transparansi sekaligus membangun kepercayaan publik.
Untuk menjaga kualitas siaran, penyelenggara menetapkan sejumlah ketentuan teknis bagi narasumber. Di antaranya, wajib hadir 30 menit sebelum siaran dimulai guna persiapan, membawa data pendukung yang relevan, serta melakukan koordinasi dengan Diskominfo apabila terdapat kendala jadwal minimal dua hari sebelum pelaksanaan.
Kehadiran program “Takalar Cepat Menyapa” diharapkan mampu menjadi jembatan informasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Takalar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif.
Masyarakat dapat mengikuti jadwal siaran masing-masing OPD melalui kanal resmi pemerintah daerah serta mendengarkan langsung melalui frekuensi Radio Lipang Bajeng. [Red]








