GRESIK | DN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, geliat ekonomi Kabupaten Gresik mengalami dinamika yang cukup signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik mencatat inflasi bulanan (month to month) pada Maret 2026 sebesar 0,98 persen. Secara tahunan (year on year) inflasi mencapai 3,16 persen, sementara inflasi tahun kalender (year to date) berada di angka 1,29 persen.
Kepala BPS Gresik, Indriya Purwaningsih, menjelaskan bahwa kenaikan ini erat kaitannya dengan meningkatnya konsumsi masyarakat saat Lebaran. “Inflasi Maret 2026 yang bertepatan dengan Lebaran tercatat lebih tinggi dibanding Februari yang merupakan awal Ramadan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).








