PEMALANG | DN – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harapan Masyarakat Indonesia Maju (Harimau) mendatangi Kantor Wakil Bupati Pemalang untuk menyampaikan aspirasi terkait pelaksanaan program MBG (Makan Bergizi Gratis). Mereka menilai sejumlah aspek teknis belum sesuai dengan petunjuk yang ditetapkan pemerintah.
Ketua DPC LSM Harimau Kabupaten Pemalang, Edi Suprayogi, menegaskan bahwa pihaknya mendukung program pemerintah, namun pelaksanaan harus tetap berlandaskan aturan. “Dukungan kami tidak berarti pelaksanaan boleh menabrak juknis yang sudah ditentukan oleh BGN,” ujarnya.
Menurut Edi, laporan masyarakat menunjukkan menu yang disajikan dalam program MBG dinilai kurang layak dan tidak memenuhi standar gizi. Beberapa menu yang disebutkan antara lain kacang, kelapa, krawu, hingga jagung goreng. “Kami menerima informasi bahwa banyak dapur MBG tidak memenuhi standar gizi yang seharusnya,” jelasnya.








