Diserang Pasukan Ukraina, Rusia Umumkan Keadaan Darurat di KurskDiserang Pasukan Ukraina, Rusia Umumkan Keadaan Darurat di Kursk

  • Whatsapp
FILE - Dalam foto yang diambil dari video pada 8 Agustus 2024, jet tempur Su-25 Rusia menembakkan roket ke personel Angkatan Bersenjata Ukraina dan peralatan militer di wilayah perbatasan wilayah Kursk, Rusia. (Layanan Pers Kementerian Pertahanan Rusia via AP)

Moskow mengumumkan keadaan darurat di wilayah perbatasan Kursk yang diserang oleh pasukan Ukraina; sementara sedikitnya 10 orang tewas dalam serangan Rusia terhadap sebuah pusat perbelanjaan di wilayah Donetsk yang dikuasai Kyiv.

Rusia umumkan keadaan darurat “tingkat federal” di wilayah Kursk dan mengirim bala bantuan ke sana pada hari Jumat (9/8), empat hari setelah ratusan tentara Ukraina menyerbu perbatasan dalam serangan terbesar oleh Ukraina di wilayah Rusia sejak perang dimulai.Sementara itu, pihak berwenang mengatakan sedikitnya 10 orang dan 35 lainnya terluka akibat serangan rudal yang diluncurkan pesawat Rusia, menghantam pusat perbelanjaan di Donetsk, Ukraina pada siang hari.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Petugas layanan darurat Ukraina mencari korban setelah rudal Rusia menghantam sebuah supermarket di Kostiantynivka, wilayah Donetsk, Ukraina timur, Jumat 9 Agustus 2024.
Petugas layanan darurat Ukraina mencari korban setelah rudal Rusia menghantam sebuah supermarket di Kostiantynivka, wilayah Donetsk, Ukraina timur, Jumat 9 Agustus 2024.

Pusat perbelanjaan tersebut terletak di kawasan permukiman di Kostiantynivka, wilayah Donetsk, Ukraina timur. Asap hitam pekat mengepul di atasnya setelah serangan itu.

“Ini adalah serangan terarah lainnya di tempat ramai, aksi teror lain oleh Rusia,” kata kepala wilayah Donetsk Vadym Filashkin dalam sebuah posting di Telegram.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa bala bantuan sedang dalam perjalanan ke wilayah Kursk untuk melawan serangan lintas batas pasukan Ukraina yang berani. Rusia mengerahkan sejumlah peluncur roket, senjata artileri derek, tank yang diangkut dengan trailer, dan kendaraan berat beroda rantai, kata kantor berita RIA-Novosti, mengutip Kementerian Pertahanan.

“Situasi operasional di wilayah Kursk masih sulit,” kata penjabat gubernur Kursk Alexei Smirnov di Telegram.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *