DN – Penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) khususnya dalam bidang pendidikan dan pelatihan personel, baik sipil maupun militer, menjadi salah satu pembahasan saat Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar AS untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdir, di kantor Kementerian Pertahanan, di Jakarta, Kamis (8/8).
Sebelum menjadi Duta Besar baru AS untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdir sudah pernah bertugas di Indonesia pada 1994-1996.
Pertemuan dengan Prabowo Subianto, yang juga merupakan presiden terpilih Indonesia, hanya berselang beberapa jam setelah Dubes Kamala menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Berbicara seusai penyerahan surat-surat itu, Kamala menyampaikan rasa bangganya berada di Indonesia, “terutama karena AS dan Indonesia memperingati 75 tahun hubungan diplomatik antar kedua negara saat ini.”







