Dalam keterangan pers yang diterima VOA dari pihak Istana Kepresidenan RI, Kamala mengatakan “kita (AS-Indonesia.red) baru saja menandatangani kemitraan strategis komprehensif. Jadi fokus saya dan tim saya adalah untuk memperluas dan memperkuat, serta membangun hubungan di semua sektor dan kita memiliki banyak sejarah untuk dibangun. Jadi, saya sangat optimistis dan senang berada di sini untuk mendukung hubungan kita.”
Sebagai bagian dari perkenalan dengan pejabat-pejabat Indonesia, Dubes Kamala juga menemui Menhan Prabowo Subianto, yang menyambut baik dan menghargai pertemuan tersebut. Keterangan pers dari kantor Kementerian Pertahanan menyatakan kedua negara telah menjalin kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan dan pelatihan yang telah terjalin sejak 1967. Hingga saat ini sudah 6.000 personel Kementerian Pertahanan dan TNI, baik sipil maupun militer, yang telah menempuh pendidikan dan pelatihan di AS.
Prabowo secara khusus menyampaikan terima kasih atas kerja sama tersebut, termasuk keberadaan sembilan taruna yang saat ini sedang menempun pendidikan di USNA (United States Naval Academy), USAFA (United States Air Force Academy) dan USMA (United States Military Academy).








