PEMALANG | DN – Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di desa Purana memicu kontroversi dan protes dari warga sekitar.
Warga khawatir bahwa TPA tersebut akan mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan mereka. Di sisi lain, pemerintah daerah berpendapat bahwa TPA ini diperlukan untuk mengatasi masalah sampah di wilayah tersebut.
Bicara soal pembangunan TPA di desa Purana, miliki dua pandangan berbeda, antara warga dan Pemkab Pemalang.
Pandangan Warga Soal TPA
Warga Desa Purana dan sekitarnya memiliki beberapa alasan untuk menentang pembangunan TPA. Pertama, mereka khawatir bahwa TPA tersebut akan mencemari air tanah dan sungai di sekitarnya.
Kedua, mereka khawatir bahwa bau busuk dari TPA akan mengganggu kehidupan mereka. Ketiga, mereka khawatir bahwa TPA tersebut akan menarik lalat dan hewan lain yang dapat membawa penyakit.
Pandangan Pemkab Pemalang
Pemerintah daerah berpendapat bahwa TPA Purana adalah solusi terbaik untuk mengatasi masalah sampah di wilayah tersebut.







