UNRWA Tutup Kantor di Yerusalem Timur Setelah Aksi Pembakaran

  • Whatsapp
Anak-anak Palestina yang melarikan diri bersama orang tuanya dari rumah mereka di kamp pengungsi Palestina di Ein el-Hilweh, berkumpul di halaman belakang sekolah UNRWA, di Sidon, Lebanon, 12 September 2023. (Foto: AP)

| DN – Badan bantuan utama PBB untuk Palestina (UNRWA) menutup kantor pusatnya di Yerusalem Timur setelah warga Israel setempat membakar daerah di pinggiran kompleks yang luas itu, kata badan tersebut.

Philippe Lazzarini, Kepala UNRWA, mengatakan dalam unggahan di platform media sosial X bahwa ia telah memutuskan untuk menutup kompleks itu sampai keamanan dipulihkan. Ia mengatakan insiden pada Kamis itu merupakan yang kedua dalam waktu kurang dari sepekan.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Ini adalah perkembangan yang keterlaluan. Sekali lagi, nyawa staf PBB dalam risiko yang sangat serius,” ujarnya.

“Ini tanggung jawab Negara Israel sebagai kekuatan pendudukan untuk memastikan bahwa personel dan fasilitas PBB dilindungi setiap saat,” kata Lazzarini.

Pengungsi Palestina menunggu untuk menerima bantuan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) di Rafah, di selatan Jalur Gaza, 7 Maret 2024. (Foto: REUTERS/Mohammed Salem)
Pengungsi Palestina menunggu untuk menerima bantuan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) di Rafah, di selatan Jalur Gaza, 7 Maret 2024. (Foto: REUTERS/Mohammed Salem)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *