MOJOKERTO (DN) – Hujan deras dan angin kencang yang terjadi beberapa waktu lalu masih meninggalkan trauma yang mendalam bagi sebagian keluarga di Dusun Ketangi Desa Ngembeh Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Hal itu lantaran kondisi cuaca yang mengakibatkan sebagian rumah mereka yang berada diatas tebing di bantaran sungai mengalami longsor.
Tinggi tebing 30 meter memang tiap tahun mengalami longsor dikarenakan material nya berupa pasir sehingga sangat mudah terkikis oleh Air hujan.
Sementara itu rumah warga yang terdampak tanah longsor tersebut berada tepat di pinggir Sungai.
Kondisi itu memantik empati Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto dan juga pengurus Bhayangkari Cabang Mojokerto untuk turun langsung memberikan bantuan sosial (bansos) kepada para korban yang terdampak.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolsek Dlanggu Polres Mojokerto, Iptu M. Khoirul Umam saat mendampingi rombongan para pejabat Polres Mojokerto mengunjungi 8 rumah warga terdampak.
“Iya,kita lihat hari ini bapak Kapolres Mojokerto beserta ibu dan para pejabat lainnya sedang mengunjungi saudara – saudara kita yang rumahnya terdampak longsor,”ujar Iptu Umam,Rabu (24/3).
Menurut Iptu Umam, beberapa tahun lalu jarak 8 rumah itu cukup jauh dari bibir Sungai Raharja Tirta, yakni sekitar 10-15 meter.








