( DN ) – Ratusan umat Kristiani mengikuti prosesi Jumat Agung di Kota Tua Yerusalem pada Jumat (29/3), menandai salah satu hari paling suci umat Kristen. Namun, perang di Jalur Gaza membuat jumlah massa lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Pihak berwenang Palestina mengatakan lebih dari 30.000 orang telah tewas dalam serangan Israel, yang dilancarkan setelah serangan mendadak oleh para kombatan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober. Serangan Hamas itu menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang.
Sejak itu, banyak warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza tidak dapat memasuki Yerusalem tanpa izin khusus untuk melintasi pos pemeriksaan Israel. Menurut data Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada 2022, terdapat 1.300 umat Kristen di Gaza dan 50.000 di Tepi Barat dan Yerusalem.








