Mayoritas kerusakan fisik gedung sekolah masih di bawah kisaran 60 persen. Kendati demikian, terdapat sejumlah gedung SD di Kabupaten Ngawi kini kondisinya sudah mengalami kerusakan parah di atas 60 persen dan sudah tidak dapat digunakan untuk proses belajar mengajar.
“Kondisi kerusakan gedung SD butuh secepatnya intervensi percepatan rehabilitasi bangunan gedung sekolah demi keselamatan proses belajar mengajar para siswa,” tegas Sumarsono kepada Jatim Times.








