Perjalanan spiritual tersebut dimulai dari Cirebon dengan menggunakan sepeda ontel. Setelah tiba di makam Sunan Bonang di Tuban, Rasya menitipkan sepedanya dan melanjutkan perjalanan ke Gresik dengan berjalan kaki. Ia juga sempat singgah di makam Sunan Drajat, Lamongan.
Selama perjalanan, Rasya rutin berkomunikasi dengan kedua orang tuanya, Kusmanto dan Triyani. Namun, kontak terputus sejak dua hari lalu setelah telepon genggamnya hilang saat beristirahat di sekitar masjid.








