8 Kali Berturut-turut, Pemkab Lamongan Raih Opini WTP

  • Whatsapp

Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Soto mengatakan bahwa di era transformasi digital saat ini perempuan memiliki tantangan. Terutama bagi seorang ibu dalam menyiapkan generasi emas tahun 2045, yakni memberikan pola asuh dengan keseimbangan pikiran dan akhlak.

“Hidup dalam era kemajuan, sebagai perempuan harus berkapasitas dalam pola asuh anak. Karena sumber daya berkualitas tidak hanya diukur dari sisi pikiran/akademi saja, melainkan juga dari akhlak yang dimiliki,” kata Pak Yes.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menurut Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi perempuan diwajibkan mampu menempatkan peran. Atau saat ini biasa dikenal dengan multiperan, agar dapat berlaku profesional dalam menjalankan tugas rumah tangga serta pekerjaan profesinya. Selain itu juga agar tetap menjaga marwahnya sebagai seorang perempuan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *