Dugaan Mark Up pada Pembangunan Jalan Poros Desa Nglarangan – Pelembon, Usai Tiga Bulan Lalu

  • Whatsapp

“Diperkirakan sekitar sembilan juta dari belanja pedel dan HOK-nya, padahal anggarannya 21 juta lebih,” kata sumber yang enggan namanya dipublikasikan pada 27 Juli.

Pekerjaan dengan volume yang terpampang 120 meter sangat jauh dari kondisi lapangan yang hanya sekitar 50-60 meter, serta lebar jalan hanya sekitar 3 meter dengan pedel yang sangat tipis. Kurangnya pengawasan dari BPD dan masyarakat membuka peluang bagi tim pelaksana untuk melakukan mark up dan meraup keuntungan besar dari pekerjaan jalan pedel tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *