Upaya yang dilakukan untuk menjaga ketersediaan air di wilayah utara dilakukan dengan normalisasi saluran Sluis Melik, Sluis Palangan, Sluis Banjarejo, Sluis Banyuurip, Sluis Kleco Watangpanjang, dan Sluis Ngajaran. Dengan melakukan normalisasi tersebut akan menampung suplai air baku dari Bengawan Solo.
“Wilayah utara dipastikan masih aman untuk ketersediaan air, karena suplai dari Bengawan Solo masih normal. Sehingga bisa melakukan panen padi yang diperkirakan dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober secara bertahap,” jelas Gunadi.
Sedangkan untuk wilayah selatan, ketersediaan air untuk pertanian hanya mengandalkan dari insfrastruktur sumber daya air seperti waduk dan embung. Hingga 15 Mei volume seluruh waduk di Lamongan sejumlah 52.880 juta m³. Waduk Gondang baku sawah memiliki luas lahan tanam 10.588 hektar, namun yang bisa tanam hanya 7.200 hektar.








