Kebakaran Pasar Baru Tuban berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam berkat kerja sama lintas sektoral. Sebanyak 50 personel gabungan, tujuh unit mobil pemadam, dan enam truk tangki air dikerahkan. Namun, menurut Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji, keberhasilan pemadaman tidak boleh membuat masyarakat lengah.
“Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pencegahan jauh lebih penting. Sertifikat laik fungsi harus segera dipenuhi oleh pelaku usaha,” tegasnya.
Sutaji menekankan bahwa penyediaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di setiap kios merupakan langkah sederhana namun krusial. Dengan APAR, pedagang dapat melakukan penanganan awal sebelum api membesar.
Langkah strategis lain datang dari BPBD Tuban. Kepala Pelaksana BPBD, Sudarmaji, menyampaikan bahwa sesuai arahan Bupati, pihaknya akan melakukan penataan ulang lokasi pasar. Penataan ini bertujuan memperbaiki aspek keselamatan, termasuk penempatan hidran dan tangki air agar lebih mudah diakses saat darurat.
“Dengan sistem yang tertata, penanganan awal bisa dilakukan lebih cepat. Risiko kebakaran akibat korsleting listrik atau faktor lain dapat ditekan,” jelasnya.
Selain penataan fisik, program edukasi pedagang menjadi fokus utama. Materi pelatihan mencakup penggunaan APAR, identifikasi sumber kebakaran, hingga prosedur evakuasi. Pendekatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan pasar adalah tanggung jawab bersama.








