Untuk mencapai target tersebut, Pemkot Surabaya terus menggencarkan berbagai program, mulai dari pelatihan kerja, kewirausahaan, hingga fasilitasi penempatan tenaga kerja migran. Selain itu, job fair juga diperluas ke wilayah perkampungan, termasuk 500 Kampung Pancasila yang telah dibentuk.
Hebi juga menyebutkan adanya kerja sama lintas perangkat daerah, termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), yang merekomendasikan agar 60 persen tenaga kerja di perusahaan ber-KTP Surabaya.








