“Agar bebas anemia, selain latihan fisik dan rajin olahraga, remaja putri harus menerapkan minum sebutir Tablet Tambah Darah (TTD) sekali seminggu, serta memenuhi gizi seimbang dengan makanan protein hewani setiap hari,” ujar Fenny.
Fenny juga meminta kepada guru di seluruh sekolah di Sidoarjo untuk melakukan deteksi dini apakah murid-murid perempuan atau remaja putri di sekolahnya terkena anemia atau tidak, dengan cara memeriksa lengan tangan mereka.
“Mari untuk para guru di sekolah, bisa cek sejak dini murid perempuannya. Jika lengan tangannya kecil, pastikan bahwa konsumsi tablet tambah darahnya rutin untuk menghindari stunting. Sebab, jika sudah memasuki menstruasi dan pola konsumsi yang tidak sehat serta kurangnya istirahat menjadi faktor utama remaja putri mengidap anemia,” jelasnya.








