Rakernas dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Dalam sambutannya, Emil menekankan pentingnya peran BPR Pemda sebagai mitra strategis masyarakat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Ia menegaskan, meski pemerintah pusat telah menggulirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR), kebutuhan permodalan lokal masih besar sehingga BPR Pemda harus hadir dengan layanan yang lebih dekat dan ramah bagi pelaku UMKM.
“BPR Pemda jangan saling bersaing, tetapi saling menguatkan. Melalui Perbamida, kita harapkan terjadi sharing of knowledge agar daya saing BPR daerah meningkat tajam,” ujar Emil.
Plh. Sekda Sidoarjo Ainur Rahman menambahkan, tata kelola BPR Delta Artha Sidoarjo dapat menjadi contoh nasional. Program Kredit Daerah (Kurda) dengan bunga hanya 2% per tahun disebut sebagai bentuk nyata keberpihakan Pemkab Sidoarjo terhadap UMKM. “Praktik baik seperti ini hendaknya bisa diadopsi secara nasional demi kesejahteraan pelaku usaha mikro,” ucapnya.








