Camat Karangbinangun menegaskan, langkah ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menghadapi bencana. “Kami berharap dengan adanya jembatan darurat ini, aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal,” kata Arief Fakhruddin.
Gotong royong warga dan Muspika menjadi bukti nyata solidaritas di tengah bencana. Selain memulihkan akses transportasi, kebersamaan ini juga memperlihatkan semangat kolektif masyarakat dalam menjaga keberlangsungan hidup di desa mereka. [NH]







