“Warga hanya ingin tahu kejelasan. Dana Desa itu milik masyarakat, jadi harus jelas penggunaannya,” ujar salah satu peserta aksi.
Aksi dimulai di Balai Desa Blawirejo dengan orasi bergantian dari perwakilan warga. Mereka menuntut kepala desa memberikan penjelasan terbuka mengenai alokasi anggaran. Tidak puas hanya di balai desa, massa kemudian bergerak menuju rumah kepala desa. Namun, upaya warga untuk bertemu langsung tidak membuahkan hasil karena yang bersangkutan tidak berada di tempat.







