“Peserta login dengan akun masing-masing, dan nilai langsung muncul setelah menjawab 20 soal. Sistem ini kami terapkan untuk menjamin transparansi,” jelas Atok.
Nilai tertinggi pada tes tulis diraih oleh Arnida dengan skor 82, sementara peserta di posisi kedua, Marta, memperoleh 62. Meski Marta unggul dalam tes praktik dengan nilai 93,67, akumulasi akhir tetap menempatkan Arnida di peringkat pertama dengan total nilai 78,50.
Arnida, lulusan Sarjana Akuntansi, mengaku bersyukur atas hasil seleksi. Ia menilai pengalaman mengikuti seleksi sebelumnya di wilayah Kedunggalar menjadi bekal penting.
“Soal di sini justru lebih sulit. Tapi karena sudah pernah ikut sebelumnya, saya bisa lebih siap dan fokus,” ungkapnya.







