TARAKAN – DN | TNI AU. Lanud Anang Busra, menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung konektivitas dan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Selama ini, keberadaan TNI AU melalui Lanud Anang Busra Tarakan telah menjadi ujung tombak mobilitas barang, penumpang, hingga layanan kemanusiaan pada rute Tarakan-Krayan-Tarakan, yang meskipun memiliki akses jalan darat, kondisinya rusak dan sangat sulit dilalui kendaraan.
Sejak berdirinya Pangkalan TNI AU Anang Busra di Tarakan pada 2009, pesawat angkut seperti Casa menjadi andalan penerbangan reguler ke Long Bawan. Dengan kondisi geografis yang bergunung-gunung dan terpencil, transportasi udara menjadi satu-satunya jalur yang efektif dan aman bagi masyarakat untuk mengirim kebutuhan pokok, hasil pertanian, serta melakukan perjalanan. Di samping itu, TNI AU juga kerap melakukan evakuasi medis dari pedalaman sebagai bagian dari tugas kemanusiaan dalam operasi militer selain perang (OMSP).







