Tekad dan Ketekunan: Nenek 80 Tahun di Lamongan Wujudkan Impian Haji

  • Whatsapp

Selain dikenal sebagai sosok pekerja keras, Lasinah juga aktif mengikuti pengajian dan rutin bersedekah, terutama setiap Jumat Wage. Abu Naim, tetangga lainnya, menyebut semangatnya sebagai inspirasi bagi banyak orang.

“Beliau tidak menggantungkan hidupnya pada anak-anaknya. Ini contoh luar biasa dari kerja keras dan keteguhan hati,” ujar Naim.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Dengan persiapan yang telah matang, Nenek Lasinah dijadwalkan berangkat pada 19 Mei bersama rombongan jemaah calon haji asal Lamongan. Keberangkatannya menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat terwujud dengan kesabaran, ketekunan, dan keikhlasan. [CAS]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *