LAMONGAN | DN – Perjuangan panjang penuh ketekunan akhirnya membuahkan hasil bagi Lasinah (80), warga Desa Bogoharjo, Kecamatan Pucuk, Lamongan. Berbekal semangat dan kerja kerasnya selama puluhan tahun, ia akhirnya bisa mewujudkan impian menunaikan ibadah haji tahun ini.
Setiap hari, tanpa mengenakan alas kaki, Nenek Lasinah berjalan menyusuri desa-desa di Kecamatan Pucuk dan Sekaran untuk berjualan jajanan tradisional. Dengan modal kesabaran dan keikhlasan, ia menjajakan onde-onde, nagasari, serta bumbu dapur kepada warga. Suaranya yang khas saat menawarkan dagangan membuatnya dikenal oleh banyak orang.
“Kalau saya tidak bekerja, malah jenuh dan sakit-sakitan. Biar tetap sehat, saya lebih nyaman berjalan tanpa alas kaki,” ujarnya dalam bahasa Jawa, Senin (12/5/2025).
Menabung selama hampir 40 tahun, ia tidak menyimpan uangnya di bank, melainkan meminjamkan hasil jerih payahnya kepada tetangga yang membutuhkan. Saat tiba waktunya berangkat haji, barulah ia menarik kembali uang tersebut untuk membiayai perjalanannya ke Tanah Suci.







