“Saya merasa lebih tenang dan termotivasi. Rasanya seperti mendapat energi baru untuk menjalani peran sebagai ibu,” ungkap salah satu peserta usai sesi relaksasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif, di mana peserta berbagi pengalaman dan strategi menjaga keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan pengembangan diri. Diskusi berlangsung hangat dan penuh empati, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas komunitas perempuan Karangbinangun.
Menutup acara, dr. Fidha menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan. “Kami ingin para ibu di Karangbinangun terus tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berilmu, dan bahagia. Karena ibu yang kuat akan melahirkan generasi yang hebat,” tuturnya.







