Rusia Gunakan Jalur Pipa Gas Serang Pasukan Ukraina di Kursk

  • Whatsapp
Seorang prajurit Rusia mengarahkan howitzer D-30 ke posisi Ukraina di wilayah Kursk, Rusia. (Foto: AP)

DN – Pasukan khusus Rusia berjalan beberapa kilometer di dalam sebuah pipa gas untuk menyerang unit-unit pasukan Ukraina dari belakang di wilayah Kursk, demikian yang dilaporkan oleh militer Ukraina dan blogger perang Rusia. Serangan tersebut terjadi ketika tentara Rusia bergerak untuk merebut kembali bagian-bagian provinsi di perbatasannya yang direbut oleh Ukraina dalam serangan yang mengejutkan sebelumnya.

Ukraina melancarkan serangan lintas batas yang berani ke Kursk pada Agustus lalu, yang menandai serangan terbesar di wilayah Rusia sejak Perang Dunia II. Dalam beberapa hari, unit-unit Ukraina telah merebut wilayah seluas 1.000 kilometer persegi, termasuk kota perbatasan Sudzha yang strategis, dan menangkap ratusan tawanan perang Rusia. Menurut Kyiv, operasi ini untuk mendapatkan nilai tawar dalam pembicaraan perdamaian pada masa depan, dan memaksa Rusia untuk mengalihkan pasukannya dari serangannya di Ukraina timur.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Namun beberapa bulan setelah serangan mendadak hebat Ukraina, para prajuritnya di Kursk mulai kelelahan kewalahan akibat serangan gencar lebih dari 50.000 tentara Rusia, termasuk sebagian prajurit Korea Utara, yang berkoalisi dengan Rusia. Puluhan ribu tentara Ukraina berisiko dikepung, seperti yang ditunjukkan peta sumber terbuka medan perang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *