Fokus utama bantuan kali ini adalah makanan siap saji. Lutfi menegaskan, dapur warga yang terendam banjir membuat aktivitas memasak tidak mungkin dilakukan. “Hari ini kami distribusikan makanan siap saji, karena sebagian warga tidak bisa memasak. InsyaAllah setelah assessment ini akan kita bantu lagi,” ujarnya.
Hamim, tokoh masyarakat Desa Bojoasri, mengungkapkan banjir telah berlangsung hampir satu bulan. Tambak-tambak yang menjadi sumber penghasilan warga ikut terendam, sehingga masyarakat kehilangan mata pencaharian. “Warga tidak bisa mendapatkan penghasilan lagi. Kami mohon dibantu,” tuturnya penuh harap.







