Pompa Air di Pintu Kuro Tak Maksimal, SDA Lamongan Klarifikasi

  • Whatsapp

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, memberikan penjelasan. Ia menyebutkan bahwa pompa tidak bisa beroperasi penuh selama 24 jam karena kendala teknis dan sosial.

“Pompa beroperasi sampai pukul 5 sore. Kalau malam, warga sekitar sering protes karena suara genset yang bising,” ujar Erwin saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Erwin menambahkan, pihaknya tengah berupaya melakukan komunikasi dengan warga agar pompa bisa beroperasi lebih lama. Ia menyebut sudah ada kesepakatan awal dengan kepala desa setempat, namun untuk pompa yang berasal dari BBWS dan Provinsi masih menunggu arahan pimpinan.

“Sudah dikomunikasikan dengan Ibu Kades dan sudah oke untuk malam. Tapi pompa dari BBWS dan Provinsi masih dilaporkan ke pimpinan,” jelasnya.

Meski demikian, masyarakat berharap ada solusi cepat agar banjir tidak semakin meluas. Mengingat curah hujan yang masih tinggi, keterlambatan penyedotan air dikhawatirkan akan memperparah dampak yang dirasakan warga di sekitar Bengawan Jero. [NH]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *